Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memerlukan standar kebersihan yang ketat, termasuk dalam mengelola tempat cuci dapur MBG. Area pencucian menjadi komponen krusial yang akan menentukan keamanan dan kualitas makanan untuk penerima manfaat program ini.
Pentingnya Area Cuci yang Memadai
Area pencucian berfungsi sebagai garda terdepan dalam menjaga higienitas peralatan masak dan wadah makanan. Pencucian yang tidak memenuhi standar dapat menyebabkan kontaminasi silang yang membahayakan kesehatan konsumen. Area yang baik harus memiliki air bersih mengalir, sistem pembuangan limbah cair yang lancar, dan ruang yang cukup luas agar proses pencucian tidak terhambat.
Standar Tempat Cuci Dapur MBG Sesuai Regulasi
Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan spesifikasi khusus untuk area pencucian dapur program MBG. BGN merancang standar ini untuk memastikan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjalankan operasional dengan aman dan higienis.
Sistem Bak Cuci Multi Kompartemen
Tempat cuci dapur MBG wajib menggunakan bak cuci piring multi sekat dengan minimal tiga kompartemen:
- Kompartemen pertama: Untuk mengguyur dan membuang sisa makanan
- Kompartemen kedua: Menyabun peralatan dengan detergen food grade
- Kompartemen ketiga: Membilas dengan air bersih bersuhu 70-80 derajat Celcius
Pemisahan tahapan ini sangat penting untuk memastikan peralatan benar-benar bersih dan tidak terkontaminasi.
Material dan Ukuran Standar
Pengelola dapur perlu membuat area pencucian dari bahan stainless steel yang tahan karat dan mudah petugas bersihkan. Material ini tidak menyerap bakteri dan memiliki permukaan kokoh untuk menopang proses pencucian peralatan berat. Untuk ukuran, bak cuci standar berupa unit tiga kompartemen berukuran minimal 150 cm panjang dengan kedalaman yang cukup untuk menampung volume peralatan dalam jumlah besar.
Syarat Lokasi Dapur MBG dan Area Pencucian
Dalam menentukan syarat lokasi dapur MBG, posisi area pencucian harus dipertimbangkan dengan cermat. Sebagai contoh, area cuci bahan makanan dan area cuci peralatan harus berada di lokasi terpisah untuk menghindari kontaminasi silang. Selain itu, pengelola sebaiknya menempatkan tempat cuci dapur MBG di area yang memiliki akses mudah ke sumber air bersih dan sistem pembuangan yang baik.
Prosedur Pencucian yang Benar
Proses pencucian harus mengikuti tahapan sistematis:
- Pra-pencucian: Membuang semua sisa makanan ke tempat sampah tertutup
- Pencucian: Menggunakan sabun pencuci piring food grade dengan spons lembut
- Pembilasan: Dilakukan dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa sabun
- Sanitasi: Menggunakan disinfektan food grade yang diencerkan sesuai takaran
- Pengeringan: Diangin-anginkan pada rak bersih berventilasi
Tahapan ini akan membebaskan peralatan dari bakteri sehingga aman staf gunakan kembali untuk penyajian makanan.
Peralatan Pendukung yang Perlu Pengelola Sediakan
Selain bak cuci utama, tempat cuci dapur MBG memerlukan peralatan pendukung untuk memaksimalkan kebersihan. Pengelola perlu menyediakan rak pengering piring bertingkat agar peralatan cepat kering dan tidak lembap.
Wastafel terpisah untuk cuci tangan staf dapur juga wajib tersedia di area dekat zona pencucian. Pengelola dapur perlu menempatkan tempat sampah tertutup di dekat area pra-pencucian untuk memudahkan pembuangan sisa makanan dan mengurangi risiko kontaminasi dari serangga.
Pemeliharaan Rutin Area Pencucian
Staf dapur harus menjaga kebersihan area pencucian melalui pemeliharaan rutin. Setiap selesai petugas gunakan, mereka perlu membersihkan bak cuci dari sisa sabun dan kotoran yang menempel. Pemeriksaan berkala terhadap sistem pembuangan air sangat penting karena saluran yang tersumbat dapat menyebabkan genangan air kotor yang menjadi sarang bakteri. Staf dapur harus mengganti spons pencuci setiap beberapa hari untuk mencegah penumpukan kotoran dan pertumbuhan bakteri.
Kesimpulan
Tempat cuci dapur MBG merupakan komponen vital yang menentukan keberhasilan program dalam menyediakan makanan bergizi yang aman. Penerapan standar bak cuci multi kompartemen, penggunaan material stainless steel, dan prosedur pencucian yang sistematis menjadi kunci utama menjaga higienitas.
Dengan memperhatikan syarat lokasi dapur MBG secara menyeluruh, termasuk area pencucian yang memadai, program MBG dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima manfaat tanpa risiko kesehatan.
