Jenis alat pertanian sangat beragam dan memiliki peran penting dalam dunia pertanian. Alat pertanian membantu petani meningkatkan efisiensi kerja serta produktivitas hasil pertanian. Seiring dengan perkembangan teknologi, alat pertanian kini tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari peralatan sederhana hingga mesin modern yang canggih.
Secara umum, alat pertanian adalah peralatan atau mesin yang digunakan untuk mendukung seluruh proses pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga proses panen dan pascapanen.
5 Jenis Alat Pertanian untuk Pertanian Modern
Untuk mendukung kegiatan pertanian yang lebih efisien dan produktif, penggunaan alat dan mesin pertanian modern menjadi semakin penting. Berbagai mesin seperti Solar Dryer Dome, Combine Harvester, hingga mesin penggiling padi memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi.
Alat-alat ini membantu petani dalam berbagai tahapan kegiatan pertanian, mulai dari pengolahan lahan, proses panen, hingga pengolahan hasil pertanian agar lebih cepat dan optimal.
1. Hand Tractor (Jenis Mesin Pertanian)
Hand tractor merupakan alat pertanian beroda dua yang digunakan untuk mengolah tanah, terutama di lahan sempit yang sulit dijangkau oleh traktor berukuran besar. Alat ini memiliki berbagai fungsi, seperti membajak tanah, mencangkul, menanam, hingga menarik gerobak berisi hasil panen.
Berkat desainnya yang ringkas dan praktis, hand tractor banyak digunakan oleh petani skala kecil hingga menengah. Keunggulan alat ini antara lain mampu meningkatkan efisiensi kerja, lebih hemat bahan bakar, serta mudah dalam perawatan.
Cara pengoperasian hand tractor tergolong sederhana. Mesin dinyalakan menggunakan engkol, kemudian arah dan kecepatan diatur melalui tuas sesuai kebutuhan lahan. Agar kinerjanya tetap optimal, perawatan rutin seperti penggantian oli dan pembersihan filter perlu dilakukan secara berkala.
2. Combine Harvester (Mesin Pertanian)
Combine harvester adalah mesin pertanian modern yang digunakan untuk memanen padi. Alat ini dapat memotong padi, merontokkan gabah, dan memisahkan jerami dalam satu proses kerja.
Mesin ini sangat cocok digunakan di lahan sawah yang luas karena dapat bekerja dengan cepat dan efisien. Beberapa jenis combine harvester dilengkapi tangki gabah berkapasitas besar sehingga proses panen tidak perlu sering berhenti.
Dengan tenaga mesin diesel, combine harvester mampu bekerja dengan baik meski di lahan berlumpur. Penggunaan alat ini membantu petani menghemat waktu dan tenaga serta menjaga kualitas hasil panen.
3. Mesin Pemotong Padi (Jenis Alat Pertanian)
Mesin pemotong padi adalah alat pertanian yang digunakan untuk memotong batang padi dengan cepat dan rapi. Alat ini cocok digunakan pada lahan sempit atau oleh petani kecil yang hanya membutuhkan proses pemotongan tanpa perontokan gabah.
Mesin pemotong padi mampu memotong sekitar 0,3–0,5 hektar per jam dan menggunakan mesin bensin yang hemat bahan bakar dengan daya sekitar 6,5 HP. Pengoperasiannya dilakukan secara manual dengan sistem dorong, sehingga hasil potongan lebih rapi dibandingkan cara tradisional.
4. Solar Dryer Dome (Alat Pertanian)
Solar dryer dome adalah alat pengering hasil pertanian berbentuk rumah kaca kecil. Alat ini digunakan untuk mengeringkan padi, jagung, rempah-rempah, dan produk lainnya.
Keunggulan alat ini adalah mampu melindungi hasil panen dari debu, hujan, dan serangga, serta membuat proses pengeringan lebih cepat dan bersih. Solar dryer dome juga cocok digunakan oleh pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk.
5. Mesin Penggiling Padi (Alat Pertanian)
Mesin penggiling padi digunakan untuk mengolah gabah menjadi beras siap konsumsi dengan cara memisahkan kulit padi atau sekam dari beras.
Beberapa jenis mesin penggiling padi dilengkapi dengan mesin diesel dan dibuat dalam bentuk mobil keliling, sehingga dapat digunakan langsung di lokasi panen. Keunggulan alat ini antara lain mudah dipindahkan, menghasilkan beras yang bersih, serta menghemat waktu dan biaya pengolahan.
Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan memasukkan gabah ke dalam mesin, lalu mesin akan menggiling dan memisahkan hasilnya secara otomatis. Dengan menggunakan mesin ini, petani dapat meningkatkan nilai jual beras secara langsung.
